Pages

Jumat, 07 Desember 2012

Kekakuanku



Senyap, berkabut nian
Mengiringi dukaku
Hatiku kala itu, merasa paling rendah
Kini semakin menjadi
Terpupuk sejak lalu
Iri dari mereka yang mendapatkan segala
Sementara aku tidak
Tak satupun tahu, slalu di otakku terbersit hal itu
                            Masih, hembusan angin malam menusuk batin
                            Meski membuatku menangis karenanya
                            Justru aku senang
                            Toh mereka menerimaku
Mereka yang slalu ada untukku, membuatku tertawa,
lupakan kerasnya hidup
Kehangatan serta kasih sayang yang mereka berikan begitu melimpah, mereka yang selalu rela berkorban untukku
Maaf, maafkanlah aku yang kaku ini
Oh Tuhan
Ingin kubalas semua
Masih adakah jalan itu ?
Jika ada, dengan apa aku harus membalasnya ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar